distributor hydraulic

Memahami Oil Cleanliness Level: Pentingnya Menjaga Kebersihan Oli untuk Performa Hidrolik

New Blog

images (2)
Kawasaki Staffa Motor untuk Marine & Kapal: Solusi Hydraulic Motor untuk Aplikasi Marine
images (1)
Kawasaki Hydraulic Motor: M3X, M5X & M7V
Magnum-Water-Cannons-Feature-Image-Hose-Nozzle
Magnum Australia (Indonesia): Water Cannon, Valve, dan Spare Parts
image_870x_69e9d53dc7cc1
Perbedaan Sistem Hydraulic Open Loop dan Closed Loop
index_ph001
Kawasaki K3V Hydraulic Pump: Fungsi, Spesifikasi, dan Aplikasi

Memahami Oil Cleanliness Level: Pentingnya Menjaga Kebersihan Oli untuk Performa Hidrolik

Table of Contents

Dalam dunia industri modern, menjaga kebersihan oli bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Salah satu standar yang digunakan untuk mengukur kebersihan oli adalah ISO 4406:99, yang dikenal dengan istilah triple code oil cleanliness level. Artikel ini akan membahas pentingnya oil cleanliness level dan bagaimana penerapannya untuk melindungi sistem hidrolik Anda.

 

Apa Itu Oil Cleanliness Level?

Oil cleanliness level adalah ukuran jumlah partikel kontaminan dalam oli, dinyatakan dalam format tiga angka (triple code). Standar ini mengacu pada ISO 4406, yang mengklasifikasikan jumlah partikel berdasarkan ukurannya:

  • Partikel ≥ 4 mikron
  • Partikel ≥ 6 mikron
  • Partikel ≥ 14 mikron

Contohnya, kode 18/16/13 berarti:

  • Ada 1.300–2.500 partikel ≥ 4 mikron per 1 mL oli
  • Ada 320–640 partikel ≥ 6 mikron per 1 mL oli
  • Ada 40–80 partikel ≥ 14 mikron per 1 mL oli

Semakin kecil angka-angka tersebut, berarti oli semakin bersih.

 

Kenapa Oil Cleanliness Level Penting?

Partikel kecil yang tidak terlihat oleh mata telanjang bisa menyebabkan:

  • Keausan komponen seperti pompa, valve, dan aktuator
  • Peningkatan downtime akibat kerusakan sistem
  • Biaya perawatan yang tinggi

Menjaga level kebersihan oli sesuai standar akan meningkatkan umur pakai komponen dan efisiensi operasional.

 

Tabel Rekomendasi Cleanliness Level

Berikut adalah rekomendasi level kebersihan oli berdasarkan sensitivitas sistem terhadap kotoran:

Dirt
Sensitivity

Contoh
Sistem

Cleanliness
Level (ISO 4406:99)

Sangat Kritis

Servo valve, high power, komponen sangat
sensitif

≤ 16/12/9

Kritis

Proportional hydraulics

≤ 18/13/10

Sangat Tinggi

High pressure system, heavy duty

≤ 19/14/11

Tinggi

Operasi tidak terus-menerus, komponen cukup
tahan kotor

≤ 20/16/13

Normal

Low pressure system (< 14 MPa)

≤ 21/17/14

Catatan:
Bahkan oli baru dari pabrik belum tentu memenuhi standar ini, sehingga perlu dilakukan filtrasi tambahan sebelum digunakan.

 

Cara Menjaga Oil Cleanliness Level

Beberapa langkah untuk menjaga kebersihan oli:

  • Gunakan filter berkualitas yang sesuai dengan target cleanliness level.
  • Lakukan oil sampling dan monitoring rutin.
  • Pastikan prosedur pengisian oli bersih dan tertutup dari kontaminan.
  • Gunakan sistem filtrasi offline (kidney loop filter) untuk pembersihan tambahan.

 

Kesimpulan

Oil cleanliness level adalah faktor krusial dalam menjaga performa, efisiensi, dan umur panjang sistem hidrolik. Dengan memahami standar ISO 4406 dan menerapkan best practices dalam filtrasi oli, Anda bisa mencegah kerusakan komponen mahal dan mengurangi downtime.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

PT Intinusa Sejahtera Internasional (intisera) adalah distributor resmi Hengst Indonesia yang menyediakan berbagai kebutuhan suku cadang, termasuk filter hidrolik.

  • Phone / Whatsapps : +62 822 1122 8878
  • Email: info@intisera.com
  • address : Jl. Raya Panjang , Rukan Green Garden Blok Z-2. No. 66-67 Jakarta Barat-Indonesia
Selain Hengst Filtration System, kami juga menyediakan berbagai kebutuhan lainnya seperti: Selang hidrolik, Pompa hidrolik, Filter hidrolik, Katup Katup bola, Tes koneksi Pengukur tekanan, Pengukur level Unit, tenaga hidrolik, Komponen utama hidrolik.